Awalnya hanya sekedar ingin punya alat (EDC) yang bisa dibawa sehari-hari, bahkan cocok juga untuk jalan-jalan maupun camping. Maka saya meniatkan dalam hati suatu saat haru memiliki Victorinox, sejenis multitool yang ada pisau lipat sampai pembuka botol yang kualitasnya sudah diakui banyak orang di dunia. Tapi saya lebih suka seri yang single jadi mata pisaunya hanya dua, bilah besar dan kecil. Syukurlah ternyata keinginan ini terkabul meski membutuhkan waktu yang relatif lama. Dan ketika keinginan itu terwujud, usia dan kondisi diriku maupun lingkungan sudah kecil memungkinkan saya untuk melanjutkan hobby camping di hutan.
Tapi saya tetap bersyukur karena berhasil mewujudkan salah satu keinginan di hati. Dan tentu juga bahagia atas terkabulnya harap dan do’a. Pisau kecil ini cukup lama menemani saya dalam aktivitas sehari-hari, baik bekerja maupun sekedar jalan-jalan mengisi waktu luang. Cukup membantu pada saat-saat darurat seperti memotong tali atau sekedar meraut pensil.
Agar lebih bermanfaat saya mencoba menggoreskan kata “syukur” dibadan teman saya ini. Buat apa?? Ini terinspirasi ketika membaca buku “the secret” dan menonton filmnya tentang batu syukur yang bisa menyembuhkan. Dengan harapan juga setiap saya menyentuh pisau ini dimana saja dan kapan saja saya teringat untuk bersyukur kepada Tuhan tentang apapun kurnia uang telah saya peroleh. Tentu tidak sepenuhnya dapat mengingatkan saya tapi cukup membantu agar semakin sering untuk bersyukur kepada Tuhan.
Kebiasan membawa EDC pisau kecil (biar gaya seperti Mac Giver) ini ternyata meracuni saya untuk memiliki koleksi yang lain. Apalagi setelah sering berkunjung ke salah satu forum pisau (Forpis) di komunitas terbesar di Indonesia. Forum ini memberi “candu” yang cukup kuat untuk menambah koleksi dan menjadikanya hobby baru. Merawat dan mengasah pisau. Semoga tidak menimbulkan efek negatif, justru semakin menambah wawasan baru yang sebelumnya hanya sedikit di ketahui orang.
Wawasan baru yang saya peroleh diantaranya:
- Mengerti tentang logam seperti baja dan lain-lain yang menjadi bahan pisau
- Budaya berbagai bangsa dilihat dari jenis pisau.
- Mampu menghargai hasil karya seorang empu (pandaibesi)
- Menyaluurkan energi positif ke arah yang bermanfaat.
Yang pasti setiap berjalan disuatu tempat seperti pulang kampung, refreshing dan lain-lain selalu ada niat untuk membawa pisau khas sebagai kenangan.
I LOVE IT




0 komentar:
Posting Komentar